Senin, 06 Maret 2023

Parmenides

Parmenides adalah seorang filsuf Yunani kuno yang hidup pada abad ke-5 SM dan
dianggap sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah filsafat prasokratik. Ia
dikenal dengan pemikirannya tentang realitas, yang menekankan pada kesatuan dan
keabadian.
Menurut Parmenides, realitas yang sejati adalah yang abadi dan tidak berubah. Ia
menganggap bahwa alam semesta terdiri dari sebuah kesatuan yang tidak terbagi-
bagi, yang ia sebut "Being" atau "Satu-satunya". Menurutnya, "Being" adalah
substansi yang tak terbatas, tidak dapat dihasilkan atau dimusnahkan, dan tidak
terpengaruh oleh perubahan apapun.
Salah satu contoh aforisme Parmenides yang terkenal adalah "Being is, non-being is
not". Aforisme ini menyiratkan bahwa realitas yang sejati adalah yang ada (Being),
dan yang tidak ada (non-being) tidak memiliki keberadaan yang sejati. Menurut
Parmenides, karena realitas yang sejati adalah yang abadi dan tidak berubah, maka
perubahan dan gerakan yang terlihat dalam alam semesta hanyalah ilusi.
Pemikiran Parmenides tentang realitas yang sejati dan kesatuan telah memberikan
pengaruh yang besar dalam perkembangan filsafat Barat, terutama dalam pemikiran
Platonic dan Aristotelian. Ia dianggap sebagai salah satu filsuf yang paling
berpengaruh dalam sejarah filsafat Barat dan banyak dipelajari hingga saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

argumen teleologis

William Paley, seorang filsuf terkemuka abad ke-18 dan Archdeacon of Carlisle, mengajukan versi klasik dari argumen teleologis: Jika saat me...