Senin, 06 Maret 2023

Empedocles

Empedocles adalah seorang filsuf Yunani kuno yang hidup pada abad ke-5 SM dan
dianggap sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah filsafat prasokratik. Ia
dikenal dengan pemikirannya tentang alam semesta, yang menekankan pada empat
elemen dasar yaitu udara, api, air, dan tanah, serta konsep cinta dan permusuhan.
Menurut Empedocles, empat elemen dasar tersebut saling bergabung dan berpisah
dalam siklus yang tak terbatas. Ia menganggap bahwa alam semesta tidak diciptakan
atau dimusnahkan, tetapi hanya mengalami transformasi. Empedocles juga
mengemukakan bahwa cinta dan permusuhan adalah kekuatan yang mendasari
perubahan dalam alam semesta.
Salah satu konsep Empedocles yang terkenal adalah "cinta dan permusuhan", atau
dalam bahasa Yunani disebut "philia dan neikos". Menurutnya, cinta (philia) adalah
kekuatan yang menyatukan empat elemen dasar dalam alam semesta, sedangkan
permusuhan (neikos) adalah kekuatan yang memisahkan mereka. Keduanya bekerja
bersama-sama dalam siklus transformasi yang terus-menerus.
Empedocles juga menganggap bahwa manusia memiliki empat unsur yang sama
dengan alam semesta, yaitu udara, api, air, dan tanah. Ia mengemukakan bahwa emosi manusia seperti cinta, kebencian, dan kesedihan berasal dari perubahan-
perubahan dalam keempat unsur tersebut.
Pemikiran Empedocles tentang empat elemen dasar dan cinta serta permusuhan
telah memberikan pengaruh yang besar dalam perkembangan filsafat Barat,
terutama dalam pemikiran Aristotelian. Ia dianggap sebagai salah satu filsuf yang
paling berpengaruh dalam sejarah filsafat Barat dan banyak dipelajari hingga saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

argumen teleologis

William Paley, seorang filsuf terkemuka abad ke-18 dan Archdeacon of Carlisle, mengajukan versi klasik dari argumen teleologis: Jika saat me...