Periode Renaisans dimulai pada abad ke-14 dan berlangsung hingga abad ke-16. Periode ini ditandai dengan peningkatan minat pada seni, sains, dan kemanusiaan. Filsuf Renaisans seperti Niccolò Machiavelli (1469-1527) menekankan pentingnya kekuasaan dan politik dalam masyarakat, sedangkan Michel de Montaigne (1533-1592) mengeksplorasi pemikiran filosofis tentang kebahagiaan dan kebenaran.
Periode Reformasi dimulai pada abad ke-16 sebagai gerakan reformasi dalam Gereja Katolik yang dipimpin oleh tokoh seperti Martin Luther (1483-1546) dan John Calvin (1509-1564). Periode ini menekankan pentingnya keyakinan pribadi dan pengalaman agama, serta penolakan terhadap kekuasaan gereja dan hierarki gerejawi yang dominan pada waktu itu.
Periode Iluminasi dimulai pada abad ke-17 dan berlangsung hingga abad ke-18. Periode ini ditandai dengan penekanan pada akal dan pengetahuan rasional, dan banyak filsuf terkenal muncul pada masa ini, seperti René Descartes (1596-1650), John Locke (1632-1704), dan Immanuel Kant (1724-1804).
Filsafat kontinental pada abad ke-17 dan ke-18 didasarkan pada dua aliran pemikiran utama: rasionalisme dan empirisme. Rasionalisme, yang dianut oleh filsuf seperti Descartes dan Baruch Spinoza (1632-1677), menekankan pentingnya akal dan pengetahuan rasional dalam mencapai kebenaran. Empirisme, yang dianut oleh filsuf seperti Locke dan David Hume (1711-1776), menekankan pentingnya pengalaman dan observasi dalam mencapai pengetahuan.
Pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19, muncul gerakan filsafat baru yang dikenal sebagai filsafat kontinental modern. Filsafat kontinental modern mengeksplorasi konsep-konsep seperti eksistensialisme, fenomenologi, dan hermeneutika, yang memberikan pemahaman baru tentang individu, bahasa, dan dunia. Filsuf terkenal dalam tradisi ini termasuk Friedrich Nietzsche (1844-1900), Martin Heidegger (1889-1976), dan Jacques Derrida (1930-2004).
Dalam keseluruhan, Renaisans, Reformasi, dan Iluminasi memiliki dampak yang signifikan pada perkembangan filsafat Barat dan memberikan dasar bagi banyak aliran pemikiran baru yang muncul di abad-abad berikutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar