Halaman

Senin, 06 Maret 2023

Martin Heidegger

Martin Heidegger (1889-1976) adalah seorang filsuf Jerman yang secara luas
dianggap sebagai salah satu pemikir terpenting dan berpengaruh di abad ke-20. Dia
dikenal karena karyanya dalam ontologi, atau studi tentang keberadaan, dan
pengaruhnya dapat dilihat di berbagai bidang, termasuk filsafat, sastra, seni, dan
arsitektur.
Karya Heidegger yang paling terkenal adalah magnum opusnya, Being and Time,
yang diterbitkan pada tahun 1927. Dalam karya ini, Heidegger berpendapat bahwa
pertanyaan tentang keberadaan adalah pertanyaan filsafat yang paling mendasar
dan mendasar, dan bahwa kita harus memahami sifat kita sendiri. keberadaan untuk
memahami dunia di sekitar kita.
Filosofi Heidegger terkenal sulit dan seringkali buram, tetapi dia dikenal karena
penekanannya pada pentingnya bahasa dan konsep "keaslian". Dia percaya bahwa
kita harus setia pada sifat kita sendiri dan menghindari terhanyut dalam masyarakat
"mereka" yang anonim, yang dapat menjauhkan kita dari individualitas dan keaslian
kita sendiri.
Filosofi Heidegger juga sangat dipengaruhi oleh keyakinan politiknya, dan dia adalah
anggota partai Nazi selama tahun 1930-an. Hal ini menimbulkan banyak kontroversi
dan perdebatan tentang hubungan antara filosofinya dan keyakinan politiknya.
Meskipun demikian, karyanya terus dipelajari dan diperdebatkan oleh para filsuf dan
cendekiawan di seluruh dunia.
dari buku "The Story of Philosophy" oleh Will Durant tentang
Epilog: Perlunya Keraguan Filosofis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar