BABI YOHANES AMOS COMENIUS (KOMENSKY) BAPAK PENDIDIKAN MODERN Ruang lingkup pembahasan kita tentang sejarah pendidikan agama Kris- ten sudah mencakup dasamnya dalam kebudayaan Yunani, Romawi dan Yahudi. Kemudian, perkembangannya dimulai sejak kelahiran Yesus dari Nazaret sampai pada tahun 1556, yakni tahun wafatnya Ignatius Loyola, pendiri Kompi Yesus dan pelopor sistem persekolahan yang turut meraih kembali sebagian daerah Eropa Barat yang sudah memeluk agama Protestan. Selama jangka waktu 16 abad itu selalu saja ada pelayan Firman yang mengarang tentang teori dan praktek pendidikan agama Kristen serta mendorong gereja untuk menjadikan dirinya sebagai suatu paguyuban yang belajar-mengajar. Akan tetapi, sepanjang zaman Kristen tidak ada seorang pengarang pun yang memusatkan seantero usahanya pada pe- layanan pedagogis, entah yang ada di kalangan gereja ataupun di luarnya. Bagi mereka ini, pendidikan selalu dianggap sebagai pelayanan pelengkap di antara sekian banyak pelayanan gerejawi di kalangan jemaat dan bukan sebagai bidang cakup yang berintegritas sendiri. Itulah sebabnya pikiran Yohanes Amos Comenius ini merupakan perubahan mencolok tentang cara orang berpikir tentang pelayanan dan pelaksanaan pendidikan. Sumbangan Comenius begitu berbobot, schingga di kemudian hari ia menerima gelar kehormatan, “Bapa Pendidikan Modernâ€. Mengingat prestasi yang lumayan itu, timbullah pertanyaan: Mengapa nama pelayan Firman ini cenderung asing bagi kebanyakan tamatan sekolah tinggi teo- logi? Rupanya, jawabannya harus digali dalam negeri asalnya, yakni ne- geri Ceko yang tidak memainkan peranan menentukan dalam percaturan politis Eropa pada zamannya. Di samping itu, ia adalah anggota Per-
Halaman
▼